Lomba English Dialogue Competition Meriahkan Festival Akasara di Balai Desa Dadapan
- Jul 26, 2025
- Riham
Dadapan, 26 Juli 2025 Suasana Balai Desa Dadapan pada Sabtu pagi dipenuhi semangat dan antusiasme para pelajar tingkat SMP yang berpartisipasi dalam ajang English Dialogue Competition. Lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Festival Akasara yang diselenggarakan untuk menggali potensi dan kreativitas generasi muda di bidang bahasa dan seni.
Kegiatan ini diinisiasi oleh tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB), dengan Mohammad Binandha Oktasyarif sebagai koordinator kegiatan. Lomba ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari berbagai SMP di wilayah Dadapan, yang menampilkan kemampuan mereka dalam berdialog menggunakan bahasa Inggris dengan tema seputar kehidupan remaja, lingkungan, dan pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dadapan, Ibu Kenik, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Melalui lomba seperti English Dialogue Competition, anak-anak kita bisa lebih percaya diri dan berani menunjukkan kemampuannya, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di desa kita, ujar beliau.
Koordinator kegiatan, Mohammad Binandha Oktasyarif, menambahkan bahwa tujuan utama lomba ini adalah memberikan wadah bagi generasi muda untuk belajar dan berani tampil di depan umum menggunakan bahasa asing. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adik SMP untuk terus belajar dan mengembangkan diri, ungkapnya.
Lomba berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam pengucapan, ekspresi, dan penguasaan tema yang diberikan. Dewan juri memberikan penilaian secara objektif untuk menentukan pemenang dari masing-masing kategori.
Festival Akasara sendiri masih akan berlangsung hingga akhir pekan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti lomba baca puisi, pentas seni, dan pelatihan kreatif bagi warga desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan antara masyarakat dan dunia pendidikan.
KIM MUJOATI SLALU DIHATI