Aksi Hijaukan Alam Penanaman Pohon Bersama SMPN 2 Gucialit dan KKN UB di Wisata Antrukan Pawon

  • Jul 19, 2025
  • Riham

Kim mujoati, 19 Juli 2025– Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMPN 2 Gucialit menggelar aksi penanaman pohon yang melibatkan siswa baru, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Brawijaya Malang, serta berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan wisata alam Antrukan Pawon, yang terletak di Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang

Aksi tanam pohon ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta sebagai bagian dari edukasi cinta alam bagi generasi muda. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Lumajang Bapak Hardi Kusuma, Camat Gucialit beserta staf kecamatan, Ibu Kenik Kepala Desa Dadapan, Bapak Lahin Kepala Desa Kertowono, serta perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Bapak Hardi Kusuma mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang berhasil menyatukan dunia pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat untuk tujuan pelestarian alam. "Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tapi menanam harapan dan kesadaran lingkungan sejak dini," ujar beliau.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Gucialit menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari MPLS, yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan bagi para siswa baru. Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya juga turut memfasilitasi kegiatan ini sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat mereka.

Kawasan wisata Antrukan Pawon, yang dikenal dengan keindahan alamnya, dipilih sebagai lokasi kegiatan untuk mendukung pengembangan wisata berwawasan lingkungan. Kehadiran dinas pariwisata di acara ini menunjukkan dukungan terhadap sinergi antara pelestarian alam dan pengembangan destinasi lokal.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dan masyarakat luas untuk terus menjaga dan melestarikan alam.

KIM MUJOATI SLALU DIHATI