Malam Imtihan ke-16 dan Wisuda Madin Miftahul Ulum

  • Feb 19, 2025
  • Riham

Madrasah Diniyah Madin Miftahul Ulum Desa Dadapan menggelar acara malam imtihan ke-16 dan wisuda pada tanggal 19 Februari 2025. Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta masyarakat Dadapan.

Acara diawali dengan pembacaan sholawat nabi yang diiringi oleh grub Al-banjari Nurul Musthofa dari desa Dadapan. Lantunan merdu ini menambah khidmat suasana malam ini.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah Madin Miftahul Ulum, Bapak Abdul Karim, beserta jajaran guru. Turut hadir pula wali murid yang dengan bangga menyaksikan putra-putri mereka yang diwisuda.

Kehadiran anggota DPRD, Bapak Hardi Kusuma, menambah semarak acara. Selain itu, Ibu kenik Kepala Desa Dadapan juga turut hadir memberikan dukungan bagi kemajuan pendidikan madin miftahul ulum dalam mengembangkan potensi belajar islamic kepada para santri.

Pada puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Kiyai As'at Malik S. dari Lumajang. Ceramah beliau yang penuh makna memberikan pencerahan bagi seluruh hadirin.

Acara malam imtihan dan wisuda ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Madin Miftahul Ulum setiap tahunnya. Selain sebagai ajang evaluasi hasil belajar santri selama satu tahun, acara ini juga menjadi momentum penting bagi santri untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan masyarakat.

Kepala Sekolah Madin Miftahul Ulum, Bapak Abdul Karim, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan sukses. Beliau berharap, ilmu yang telah didapatkan oleh para santri dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Kami berharap, para santri yang telah diwisuda pada malam ini dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, dan mampu berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,Bapak Abdul Karim.

Acara malam imtihan dan wisuda Madin Miftahul Ulum ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama  sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda. Dengan bekal ilmu agama yang kuat, diharapkan para santri dapat menjadi pemimpin masa depan yang amanah dan bertanggung jawab.

KIM MUJOATI SELALU DIHATI