Paguyuban Lumpang Jaya Desa Dadapan Berkomitmen Lestarikan Kesenian dan Budaya Lokal

  • Jun 15, 2026
  • Riham

Dadapan –13 Juni 2026. Dalam upaya menjaga dan mempertahankan warisan budaya leluhur, Paguyuban Lumpang Jaya Desa Dadapan turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan pelepasan siswa siswi SDN 02 Desa Dadapan dan pentas seni yang diselenggarakan di SDN 02 Desa Dadapan dalam rangka tasyakuran. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap pelestarian budaya lokal agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda. Desa Dadapan sendiri merupakan salah satu desa di kabupaten Lumajang yang memiliki kehidupan sosial dan budaya masyarakat yang cukup kuat. 

Ketua Paguyuban Lumpang Jaya bapak  Siyono menyampaikan bahwa kesenian tradisional tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga merupakan identitas budaya yang harus dijaga keberadaannya. Oleh karena itu, para anggota paguyuban secara rutin melakukan latihan, pembinaan, dan tampil dalam berbagai acara budaya sebagai sarana edukasi sekaligus promosi budaya lokal.

Melalui kegiatan pentas seni yang di adakan dalam acara tasyakuran kelulusan kelas VI SDN 02 Desa Dadapan ini kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman, ujarnya.

Partisipasi Paguyuban Lumpang Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah desa Dadapan. Keikutsertaan mereka dalam berbagai kegiatan budaya dinilai mampu memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjadi wadah pelestarian nilai-nilai tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain menampilkan kesenian tradisional, paguyuban juga berupaya mengenalkan filosofi dan makna budaya yang terkandung di dalam setiap pertunjukan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai aset daerah yang bernilai tinggi.

Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya lokal, Paguyuban Lumpang Jaya Desa Dadapan berharap kesenian tradisional dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat. Melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, pelestarian budaya lokal diharapkan tetap hidup dan lestari di tengah arus modernisasi.