Pentingnya Gizi Seimbang Protein Hewani dari Ternak dan Sumberdaya Laut dalam Upaya Mencegah Stunting

  • Aug 10, 2025
  • Riham

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam program MMD (Mahasiswa Membangun Desa) 2025 mengadakan penyuluhan Pentingnya Gizi Seimbang Protein Hewani dari Ternak dan Sumberdaya Laut dalam Upaya Mencegah Stunting yang dilaksanakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Penyuluhan ini dilaksanakan pada Posyandu Nuri, Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupatengg Lumajang dengan dihadiri antusias oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat penting. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memerangi masalah gizi pada anak. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan ibu Edriana Pangestuti SE., MSi, DBA selaku Dosen pembimbing lapangan MMD UB Kelompok 59.

 

Penyuluhan ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang Kesehatan seperti Bidan Desa Eka Yuli Astuti dan Perawat Ade Prawira turut memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Selain itu kegiatan ini bekerjasama denga Puskemas Gucialit sehingga menghadiri pemateri Ibu Ovi Rosarianti H.,AMd. Gz., seorang ahli gizi dari Puskesmas tersebut. Beliau memaparkan secara rinci mengenai pola makan seimbang yang krusial untuk pertumbuhan optimal anak, khususnya dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

 

Kehadiran Ibu Kenik selaku Kepala Desa Dadapan, beserta 50 ibu hamil dan ibu balita, menunjukkan kesadaran tinggi masyarakat akan pentingnya informasi ini. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi dengan para narasumber.

 

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Kecamatan Gucialit, Bapak Siswanto. Dalam sambutannya, Bapak Camat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk menciptakan generasi emas bebas stunting. Turut hadir pula mahasiswa MMD dari Universitas Brawijaya yang turut membantu kelancaran acara dan berinteraksi langsung dengan warga.

 

“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Desa Dadapan tentang gizi seimbang sebagai fondasi utama sebagai pencegahan stunting. Dengan edukasi yang berkelanjutan dan penerapan pola hidup sehat, diharapkan angka stunting di wilayah ini dapat terus ditekan demi masa depan anak-anak yang lebih cerah” ujar Aisyah Nur Istiqomah, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya sekaligus Penanggung Jawab kegiatan.

 

Tidak hanya sebatas kegiatan penyuluhan dan sosialisasi secara langsung, program ini juga dilengkapi dengan pembagian booklet resep makanan lokal bergizi sebagai bentuk edukasi jangka panjang kepada masyarakat. Booklet ini disusun secara sederhana dan mudah dipahami, berisi berbagai resep makanan berbahan dasar sumber daya lokal seperti ikan, telur, ayam, dan sayuran yang kaya akan protein serta zat gizi penting lainnya. Dengan adanya booklet ini, diharapkan masyarakat – khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan balita – dapat memiliki panduan praktis dalam menyiapkan makanan bergizi setiap hari sebagai upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan. Media cetak ini menjadi bekal edukatif yang dapat terus digunakan bahkan setelah kegiatan selesai, sehingga dampak dari program lebih terasa dalam jangka panjang.

 

Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG nomor 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dan SDG nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). SDG 2 bertujuan untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, serta meningkatkan nutrisi yang baik bagi semua orang. Sementara itu, SDG 3 menekankan pentingnya menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua usia.

KIM MUJOATI SELALU DIHATI
#MMDUB2025
#SDGs4
#PendidikanBerkualitas