Perpusdes Nuri Dadapan Naik Kelas! Kini Terintegrasi dengan Perpusnas
- Aug 10, 2025
- Riham
Dulu, mencari buku di Perpustakaan Desa Dadapan bisa jadi petualangan tersendiri. Buku-buku terasa sulit dicari, dan segala proses administrasi masih manual. Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi siapa pun yang ingin membaca atau mencari informasi. Tapi, semua itu sedikit demi sedikit berubah berkat bantuan dan kerjasama dari MMD UB 59 Desa Dadapan yang berkolaborasi dengan Perpusnas (Perpustakaan Nasional).
Dengan program bertajuk “Peningkatan dan Pengelolaan Administrasi Perpustakaan Desa,” tim MMD UB yang dipimpin oleh Shabilla Rossinda dan dibimbing oleh Ibu Edriana Pangestuti memiliki misi jelas: mengubah perpustakaan desa menjadi pusat belajar yang modern dan mudah diakses.
Langkah awal dimulai pada 3-9 Juli 2025, dengan membersihkan dan menata ulang koleksi buku. Teman-teman MMD menggunakan sistem Klasifikasi Desimal Dewey (DDC), sebuah metode standar yang membuat setiap buku punya "alamat" pasti di raknya. Setiap rak pun diberi label jelas buku fiksi, buku informasi umum, buku dongeng, dan lain sebagainya membuat pencarian buku jadi semudah membalik telapak tangan.
Tidak berhenti di situ, tim MMD UB melanjutkan dengan inventarisasi ulang. Setiap buku dicatat secara detail—ISBN, judul, dan kondisi fisiknya—ke dalam tabel Excel. Data ini kemudian diunggah ke INLISLite, sebuah aplikasi canggih yang mendigitalisasi sistem perpustakaan. Dengan INLISLite, proses peminjaman dan pengembalian buku menjadi lebih cepat, akurat, dan kesalahan pencatatan dapat diminimalkan. Hal ini secara langsung meningkatkan kenyamanan dan minat baca masyarakat Desa Dadapan.
Apa yang dilakukan di Desa Dadapan ini sejalan dengan visi nasional Satu Data Indonesia. Melalui sosialisasi "Aplikasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah" pada 8 Juli 2025, Perpustakaan Desa Dadapan kini secara resmi terdaftar di tingkat nasional. Hal ini tidak hanya membuka pintu untuk dukungan dan sumber daya dari Perpusnas, tetapi juga menjadikan perpustakaan ini sebagai prioritas dalam program pembinaan dan pengembangan, memastikan masa depan yang lebih cerah bagi literasi di Desa Dadapan.
KIM MUJOATI SELALU DIHATI
#MMDUB2025
#SDGs4
#PendidikanBerkualitas