UMKM Sambal Yuk WATI mendapat kunjungan dari Tim Kecamatan Gucialit
- Jun 09, 2024
- Riham
Sambal adalah makanan penyedap ataupun kondimen khas Indonesia asal Pulau Jawa yang sudah dikonsumsi masyarakat Jawa Kuno sejak abad ke-10 Masehi. Sebelum cabai yang dikenal saat ini masuk ke Nusantara, nenek moyang orang Jawa menggunakan cabai jawa atau cabai puyang, lada, dan jahe, sebagai bahan membuat sambal.
Seiring masuknya bangsa Spanyol dan Portugis yang membawa cabai ke Nusantara abad ke-16, cabai jawa perlahan tergantikan dengan adanya cabai rawit yang tidak hanya menambah rasa hangat tetapi juga menambah sensasi rasa pedas. Sambal sebagai hidangan yang tidak bisa terpisahkan dari masyarakat Indonesia, sudah mengalami perjalanan sejarah yang sangat panjang. Pada masa perkembangannya, hidangan ini tersebar ke berbagai wilayah di Nusantara dengan ciri khas dan kreativitasnya masing-masing di setiap daerah.
Hidangan ini memiliki rasa pedas, dibuat dari cabai yang ditumbuk, dihaluskan, dan sebagainya, biasanya ditambahkan dengan bahan lain seperti bawang dan terasi, dan biasanya dimakan bersama nasi.
Ibu Kusumawati, warga desa Dadapan tepatnya di dusun Karangrejo Dadapan memiliki usaha yang cukup sukses, menjual produk sambal.
Sebagai pemilik produk " Sambal Yuk Wati " saat ini ibu Wati telah memproduksi berbagai macam aneka sambal, mulai dari Sambal Original, Sambal Terasi, Sambal Pete, Sambal Cumi, Sambal Teri, Sambal Tongkol, Sambal Suwir Ayam, Sambal Udang. Diantara berbagai macam sambalnya konsumen bisa request sambal cabai merah atau sambal cabai hijau.
Ibu Wati mengatakan, usaha kuliner tersebut sudah dilakoninya sejak ..tahun silam. Awal mula beliau cuma iseng membuat sambel karena memang beliau sangat menyukai sambal. Setiap ada acara beliau selalu menyajikan sambal, ada beberapa saudara, teman dan rekan kerja yang menyukai sambal beliau karena rasanya yang pas dilidah. Awalnya, beliau hanya memasarkan produknya di kalangan keluarga dan teman. Seiring berjalannya waktu, ia terus berinovasi dengan memanfaatkan kemudahan teknologi dengan memasarkan produknya di media sosial (medsos).
Hari Kamis sekitar jam 12.00 WIB Ibu Wati sang pengusaha UMKM berupa sambel tersebut kedatangan Tamu dari kecamatan Bapak Siswanto selaku Camat Gucialit beserta rombongannya yang di antar langsung oleh Sekertaris Desa Bapak Suyitno dan Ibu irma juga Ibu Aulia selaku Perangkat Desa Dadapan,Bapak Camat beserta rombongan hanya ingin memastikan usaha kuliner sambel beliau sebagai bentuk perhatian dari pemerintahan baik dari Kecamatan maupun dari Desa Karena merasa usaha beliau diperhatikan pemerintah setempat bu Wati sangat terharu Dan lebih semangat memajukan usaha beliau. Bu Wati juga meminta agar selalu diberi tau jika ada event atau kegiatan apapun seperti bazar untuk memasarkan usaha beliau agar lebih dikenal orang.
Demikian Berita Hari Ini kami Buat
" KIM Mujoati " Selalu di Hati.